Bupati Gunungkidul: Keluarga sebagai Benteng Terdepan Moralitas Masyarakat

Ponjong, (NUGeKa) – MWC NU Ponjong hari ini Ahad, 6 Februari 2022 menyelenggarakan  Harlah NU Ke-96 yang berpusat di Komplek SMA/SMK Ma’arif Ponjong dan dihadiri 400an jamaah. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta, Ketua PCNU Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA, Panewu dan Jajaran forkompinkap Ponjong,  Jajaran pengurus MWC NU Ponjong,  Lurah Desa Sumbergiri dan para tenaga pendidikan dan kependidikan yang ada di bawah naungan LP Maarif NU.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan akan pentingnya posisi strategis lembaga keluarga.  “Sebagai unit terkecil masyarakat, keluarga disamping harus dikuatkan baik secara materiil juga tidak kalah pentingnya adalah kekuatan mental/moralnya. Mengingat kondisi lembaga keluarga di Gunungkidul membutuhkan perhatian semua pihak,  termasuk para tokoh Nahdliyin”, sambutnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa perceraian di Gunungkidul di tahun 2021 mengalami kenaikan 42 % dibanding tahun 2020. “Oleh karena itu, di tengah arus perubahan seperti saat ini, warga nahdliyin diharapkan menjadi teladan yang baik,  termasuk di dalamnya kehidupan rumah tangga,” pungkasnya.

Acara harlah NU diakhiri penyampaian amanat pengurus cabang NU Gunungkidul,  Drs. H. Sa’ban Nuroni,  MA.  Dalam amanatnya menyampaikan tujuan awal berdirinya NU, yaitu dakwah Islamiyah,  menjaga dan menyebarkan aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah, menjaga relasi kebangsaan dengan baik, karena Pancasila dan NKRI sudal final. “Jangan bosan-bosan untuk selalu menyebarkan aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan cinta terhadap tanah air dimana pun kita berada, karena saat ini banyak kelompok-kelompok yang mengaku ahlussunnah tapi anti terhadap NKRI”, ungkap Sa’ban.

Kontributor : MWC NU Ponjong
Editor : Imron R

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pin It on Pinterest