PC Fatayat; Pilot Project Pelatihan Yanbu’a sebagai Aktualisasi Visi NU

Wonosari, (NUGeKa) – PC Fatayat NU Kabupaten Gunungkidul Menyelenggarakan Pelatihan Metode Yanu’a pertama di Gunungkidul. Pelatihan yang diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 12 – 13 Februari 2022 di komplek SMK Ma’arif Wonosari ini merupakan wujud aktualisasi PC Fatayat NU terhadap salah satu visi besar NU.

Dalam keterangan tertulisnya, Wakil Sekretaris PC Fatayat NU Gunungkidul, Nurlaily Fatayati, mengungkapkan bahwa PC Fatayat NU Gunungkidul sebagai organisasi sosial keagamaan terus berusaha untuk mengaktualisasikan salah satu visi besar keislaman NU, yakni membumikan nilai-nilai keislaman ala ahlussunah wal Jamaah pada semua aspek kehidupan umat.

Fatayat NU baik secara moral maupun organisasional mempunyai kewajiban untuk mendukung perjuangan yang telah dilakukan oleh Nahdlatul Ulama (NU), sehingga Fatayat NU benar benar mampu mencetak kader perempuan muda NU yang kelak mampu melanjutkan kepemimpinan generasi sebelumnya. Generasi perempuan muda NU memiliki tanggung jawab besar dan peran yang strategis untuk membangun peradaban bangsa Indonesia, sebab di tangan pemudalah nasib dan masa depan bangsa ini akan berlanjut. “Hal inilah yang menjadi dasar diselenggarakannya pelatihan metode Yanbu’a PC Fatayat NU Kabupaten Gunungkidul,” tutur Laily.

Laily berharap bahwa peserta akan menjadi pengajar pengajar al-Qur’an yang baik dan mumpuni. Ia mengutip hadits tentang keutamaan belajar dan mengajarkan al-Qur’an. “Sebaik baik kalian adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya,” kutip Laily.     

Dalam sambutan saat pembukaan kegiatan, Ketua Tanfidziyah PCNU Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA menyampaikan apresiasi tinggi kepada PC Fatayat NU yang telah menyelenggarakan pelatihan. “Metode pengajaran Al Qur’an ada banyak ragamnya. Namun, metode Yanbu’a ini penting untuk dipelajari warga Nahdliyin, sebagai bentuk menjaga kualitas pengajaran Al-qur’an dengan sanad yang baik,” jelas Sa’ban.

Sementara, ketua panitia kegiatan, Erna Fajarwati, S.Pd.I mengatakan, “Pelatihan ini kami harapkan dapat menjadi pilot project bagi pengajaran Al-Qur’an di Gunungkidul. Karena, pelatihan ini adalah pelatihan Yanbu’a pertama kali.”

Pelatihan yang diikuti oleh 35 peserta yang berlatar belakang dari kader Fatayat NU se- Gunungkidul ini menghadirkan TIM LPPA Al-Mujawwidin. Mereka antara lain adalah Muhammad Yazid, AH (Ketua JQH PCNU Sleman) dan Muhammad Asyrofuddin, S.H.I., M.Pd. (Ketua RMI NU Sleman). [ant].

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pin It on Pinterest