Syukur Nikmat, Warga Menggoran Adakan Kenduri Rasul

Playen, Nugeka.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, warga Menggoran yang terdiri atas 2 padhukuhan (Menggoran I dan Menggoran II), Bleberan, Playen, mengadakan kegiatan rasulan pada Rabu, 1 Juni 2022. Kenduri rasulan dilaksanakan di dua tempat, yakni di Balai Padhukuhan Menggoran I dan Menggoran II. Tujuan utama kegiatan tahunan ini adalah untuk mensyukuri nikmat Tuhan yang diberikan kepada seluruh warga Menggoran.

“Kita nguri-uri tradisi positif kenduri rasulan ini sebagai wujud syukur nikmat kepada Tuhan yang telah memberikan rizki. Harapannya, di masa yang akan datang, warga akan diberikan rizki yang semakin banyak dan berkah,” terang Dukuh Menggoran I, Purwanto.

Kita nguri-uri tradisi positif kenduri rasulan ini sebagai wujud syukur nikmat kepada Tuhan yang telah memberikan rizki.

Dukuh Purwanto

Rangkaian kegiatan rasulan difokuskan pada bidang keagamaan sehingga masyarakat semakin dekat dengan Tuhan. Sore hari sebelum kenduri (Selasa, 31 Mei 2022) diadakan ziarah kubur bersama seluruh warga Menggoran. Malam harinya, diadakan mujahadah tumbal dusun bersama KH Ahmad Zabidi Marzuqi dan Pembacaan Shalawat bersama Hibib Muhammad Zein Rifqi bin Ahmad al-Jailani.

KH Ahmad Zabidi Marzuqi atau yang akrab dipanggil Kiai Ahmad menjelaskan bahwa sudah selayaknya umat manusia bersyukur. Dan rasulan ini adalah wahana rasulan. “Di samping itu, rasulan atau juga sering disebut bersih dusun adalah wahana untuk membersihkan hati. Membersihkan hati sama halnya dengan mengobati hati yang sakit,” terang Kiai Ahmad.

Kiai Ahmad pun mengajak seuluh jamah pengajian yang berjumlah 800-an orang untuk melantunkan pujian “tombo ati iku ono limang perkoro”. Dengan bahasa yang menyatu dengan seluruh jamaah, Kiai Ahmad mengajak seluruh jamaah untuk muhasabah serta mengingatkan akan penyakit hati yang bercokol di setiap yang hadir. Ia pun melanjutkan dengan menerangkan lima poin tombo ati secara detail sekaligus memotivasi untuk bisa melakukannya.

Untuk memeriahkan rasulan, rangkaian kegiatan lainnya adalah bidang olahraga, yakni sepak bola dan bola voly. Selain itu juga ada kegiatan kesenian yang menampilkan beragam kreasi kesenian warga. Kegiatan-kegiatan ini dimaksudkan untuk merekatkan ikatan persaudaraan antar-warga dan meningkatkan kreativitas.

Kegiatan rasulan ini dilaksanakan setahun sekali setelah masyarakat panen pertanian. Sudah menjadi kesepakatan dan tradisi bertahun-tahun bahwa pelaksanaan kenduri rasul di Dusun Menggoran pada hari Rabu Pon setiap tahunnya.

Dalam pelaksanaannya, rangkaian kegiatan ditanggung seluruh warga. “Warga mengadakan iuran dan juga membuat sedekah berupa ingkung secara bergilir secara ikhlas,” terang Dukuh Menggoran II, Suharno jauh hari sebelum pelaksanaan kenduri. (Apr).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pin It on Pinterest