Sebanyak 2.300 Warga Nahdliyin Panggang Gelar Syawalan Bersama Bupati Gunungkidul

Panggang, (NUGeKa) – Bertempat di lapangan Pudak kalurahan Giriwungu kapanewon Panggang, sebanyak 2.300 lebih warga Nahdliyyin Panggang mengikut syawalan/halal bi halal yang diselenggarakan oleh MWCNU Kapanewon Panggang. Kurang lebih 30 masjid/mushola mengerahkan jamaahnya untuk hadir mengikuti syawalan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut pengasuh Pondok Pesantren Arromli Giriloyo, Bantul KH. Akhmad Zabidi Marzuki, ketua PCNU Gunungkidul Drs.H. Sya’ban Nuroni, MA dan bupati Gunungkidul H.Sunaryanta. Dalam sambutannya H. Sunaryanta menyampaikan tentang kondisi sosial masyarakat Gunungkidul terutama masih tingginya pernikahan dini yang ada di Gunungkidul. Hal ini berdampak pada angka stunting yang naik. Beliau mengajak warga masyarakat yang hadir untuk dikuatkan secara moralitas, secara mentalitas keluarga terlebih dahulu. Selain pernikahan dini, angka perceraian juga semakin meningkat. “Data di tahun 2021, sebanyak 1.972 kasus orang perceraian. Cukup lumayan tinggi dibanding di tahun 2020 yaitu mengalami kenaikan sebanyak 42%. Untuk itu semua warga Gunungkidul harus berperan aktif diberbagai sektor”, sambut bupati.

Sementara itu, dalam mauidhoh hasanahnya KH. Akhmad Zabidi Marzuki Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Romli, Giriloyo, Imogiri, Bantul menyampaikan pentingnya tradisi halal bihalal. Halal bihalal pada intinya merupakan kegiatan silaturahmi dan saling memaafkan. “Disaat bulan ramadhan bulan lalu, bahwa serasa kita menjalankan puasa terasa ringan sekali. Dan disaat hari raya, kita di wajibkan untuk saling bermaaf-maafan. Hampir 3 tahun/3 lebaran suasananya tidak seperti lebaran kali ini. Alhamdulillah warga Nahdliyin panggang sangat antusias sekali mengikuti kegiatan syawalan ini”, ungkap kyai Ahmad Marzuki.

Kontributor : Muhsin
Editor : Imron R

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pin It on Pinterest