GP Ansor dan Banser Gunungkidul Siagakan 16 Posko Mudik Lebaran 1447 H: Tersebar dari Jalur Utama hingga Lintas Selatan

GUNUNGKIDUL – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Gunungkidul bersama Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser resmi menyatakan kesiapannya untuk melayani pemudik. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 16 titik Posko Mudik disiagakan di seluruh penjuru wilayah Gunungkidul untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang pulang kampung.

Ketua PC GP Ansor Gunungkidul Gus Lutfi Kharis Mahfudz menegaskan bahwa pengabdian ini merupakan bagian dari khidmat organisasi kepada masyarakat dan bangsa.
“Posko Mudik ini adalah simbol kehadiran pemuda NU di tengah masyarakat. Saya berpesan kepada seluruh kader, niatkan tugas ini sebagai ibadah. Tunjukkan sikap ramah dan santun dalam membantu pemudik yang lelah, karena Gunungkidul adalah rumah yang ramah bagi siapa saja,” ujarnya dalam arahan persiapan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Gunungkidul Nuri Nuryanto menginstruksikan seluruh personel untuk menjaga kesiapsiagaan fisik dan mental di lapangan.
“Saya instruksikan personel terbaik untuk mengisi 16 titik posko yang telah ditentukan. Tugas Banser jelas: bantu kelancaran arus lalu lintas, berikan rasa aman, dan siap siaga 24 jam. Pastikan fasilitas seperti tempat istirahat dan tempat salat dalam kondisi layak untuk pemudik,” tegas Kasatkorcab Banser dengan nada mantap.

DAFTAR 16 TITIK POSKO MUDIK & PEMBAGIAN ZONA
Untuk memudahkan koordinasi dan jangkauan pelayanan, 16 titik posko tersebut dibagi ke dalam empat zona strategis:

  1. Zona Pusat (Komando & Inti)
    • Posko 1 : SATKORCAB BANSER dan SATKORYON Wonosari
  2. Zona Utara (Pintu Masuk & Perbatasan)
    • Patuk (Gerbang Utama)
    • Gedangsari 1
    • Gedangsari 2
    • Ngawen
    • Semin
    • Nglipar
  3. Zona Timur (Akses Perbatasan Provinsi)
    • Ponjong
    • Rongkop
    • Semanu
  4. Zona Selatan / Jalur Lintas Selatan (JLS)
    • Panggang
    • Paliyan
    • Tanjungsari
    • Saptosari 1
    • Saptosari 2

Posko-posko ini akan dilengkapi dengan fasilitas standar seperti tempat istirahat (rest area), layanan informasi jalur alternatif, serta bantuan darurat ringan. Seluruh posko dijadwalkan mulai beroperasi selama 7 hari dari H-3 Lebaran hingga arus balik selesai, bersinergi dengan pihak Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.